• Uncategorized
  • 0

Memahami Masalah Infertilitas Pada Pasutri

Memahami Masalah Infertilitas Pada Pasutri -, Pasangan suami istri dikatakan infertil atau kurang subur apabila pasangan suami istri tersebut belum hamil sesudah lakukan pertalian suami istri dengan cara teratur tidak dengan menggunakan kontrasepsi tatkala satu th.

Satu Buah kehamilan dimungkinkan kalau pasangan suami istri melakukan interaksi seksual yg normal, sperma suami normal, sel telur & ovulasi istri normal, rahim & dinding rahim istri normal, juga saluran telur atau tuba falopi normal.

Tidak Sedikit aspek yg mempengaruhi kenapa pasangan suami istri belum mempunyai keturunan. Faktor-faktor tersebut diantaranya seperti kurang subur (infertil) & gaya hidup.

“Kurang lebih 10-11 % dari pasangan umur subur mengalami masalah infertilitas. Penyebab infertilitas dapat dari pihak laki laki, perempuan, atau dari ke-2 belah pihak, maupun dari dikarenakan yg tak ketahuan,” papar dokter Irsal Yan, Spesialis Obstetri di Jakarta, sekian banyak diwaktu dulu.

Ketidaksuburan ini ialah kondisi yg amat sangat merisaukan ke-2 pasangan bahkan keluarga. Factor ini lantaran keadaan tersebut memerlukan penanganan yg terpadu, disaat husus & biaya yg agung.

Tapi Sayang, di era seperti saat ini ada banyak pasangan suami istri yg tabu memeriksakan kesuburan dia & penyebab masihlah belum mempunyai keturunan.

“Padahal kalau pasangan suami istri teratur jalankan interaksi suami istri tidak dengan menggunakan fasilitas kontrasepsi selagi 1 thn & istri tetap berumur produktif di bawah 35 th, tetapi belum hamil serta, sebaiknya pasangan suami istri tersebut memeriksakan diri ke dokter ahli fertilitas,” ujarnya.

Kesukaran ovulasi & hormon, kelainan endometrium uterus, masalah di tuba fallopi, kesukaran peritoneum seperti endometriosis, kendala immunologic, & hambatan yg diakibatkan oleh infeksi seperti hidrosalphing ialah penyebab terjadinya infertilitas terhadap perempuan.

Sedangkan kepada cowok infertilitas rata-rata disebabkan masalah produksi sperma maka mengakibatkan sedikitnya jumlah sperma, wujud sperma yg abnormal, & motilitas atau gerak yg abnormal. Penyebabnya antara lain dikarenakan kelainan bawaan atau barangkali didapat sesudah dewasa dikarenakan lifestyle yg tak sehat, masalah fisik seperti trauma, sinar radioaktif, panas, infeksi, & yang lain.

diluar itu, factor hambatan jalinan seksual seperti penetrasi yg tak sempurna, ejakulasi abnormal, kendala psikoseksual seperti impotensi, vaginismus, & kelainan anatomi pula sanggup menyebabkan pasangan suami istri jadi infertil.

pola hidup seperti adat merokok, mengkonsumsi alkohol pun menjadi salah satu pemicu baik terhadap perempuan ataupun laki laki jadi infertil. Tren sekarang dimana tidak sedikit pasangan yg menunda umur perkawinan yaitu pula salah satu sample gaya hidup yg mempengaruhi kesuburan.

“Pada perempuan kesuburan bakal menurun tepat bertambahnya umur dimulai kepada umur 35 th. Kesuburan tersebut bakal konsisten menurun & turun dengan cara drastis kepada umur di atas 37 thn sampai hasilnya perempuan tersebut memasuki musim menopause di atas 40-45 th,” ujarnya.

Baca Juga : Kurang Subur, Penyebab Pasutri Belum Juga Punya Anak

Factor ini berjalan sebab cadangan sel telur bakal konsisten menyusut tiap-tiap perempuan mengalami menstruasi & lama kelamaan cadangan sel telur dapat habis, maka terjadilah periode menopause di mana ovarium atau indung telur mogok mengeluarkan sel telur. Tidak Sedikit perempuan yg tak menyadari factor ini & menunda sensor sampai hasilnya terlambat & tak mampu terobati lagi.

“Hal ini tak berlaku terhadap laki-laki. Umur tak membatasi tingkat kesuburan terhadap laki-laki. Lantaran tidak sama bersama perempuan yg mempunyai “gudang telur” & sebuah ketika dapat habis, cowok mempunyai “pabrik sperma”. Sperma bakal tetap diproduksi tiap hri di testis selagi anatominya normal,” ucap Irsal Yan.

Acara Bayi Tabung

Pasangan suami istri yg kesusahan mempunyai keturunan atau buah hati hendaknya tak berkecil hati. Berkat kemajuan technologi, tidak sedikit kiat yg mampu dilakukan buat meraih buah hati. Salah satu acara mutahir yg sekarang tidak sedikit ditawarkan ialah acara bayi tabung.

Bayi tabung atau In Vitro Fertilization yg berarti pembuahan dalam gelas atau tabung. Dengan Cara sederhana, bayi tabung merupakan proses pembuahan sel telur & sperma diluar badan ibu.

“Dalam proses bayi tabung, sel telur diambil dari indung telur ibu, dibuahi bersama sperma di dalam medium cairan. Sesudah terbentuk embrio, embrio tersebut dikembalikan ke dalam rahim ibu bersama angan-angan embrio tersebut berkembang jadi bayi,” tutur Irsal Yan.

banyak warga yg mempunyai “uang lebih” melaksanakan acara bayi tabung bahkan sampai ke luar negara seperti Singapura, Malaysia, Australia & lain sebagainya. Faktor ini teramat sayangnya, mengingat mutu & pengalaman dokter di Indonesia lumayan mumpuni & tak kalah hebat seandainya di bandingkan bersama dokter diluar negara.

Padahal di Indonesia telah tidak sedikit terdapat klinik fertilitas di Indonesia seperti Klinik Teratai. Klinik yg berada di Hunian Sakit Gading Pluit Jakarta tersebut didukung para dokter ahli fertilitas & bayi tabung, juga tim embriologis yg berpengalaman.

Baik dokter, embriologis, paramedik, ataupun konselor bekerja yang merupakan satu tim menangani pasien dengan cara holistik. Klinik Teratai yaitu klinik yg mempunyai rencana One Stop Fertility Services dimana seluruhnya kepentingan sensor fertilitas bisa dikerjakan di satu ruang saja dikarenakan ditunjang oleh sarana trendi seperti laboratorium andrologi, embriologi, instalasi radiologi & area laparoskopi.

“Klinik tersebut sudah sukses laksanakan acara bayi tabung dgn kelahiran lebih dari 300 bayi, baik dari kehamilan tunggal, kembar dua sampai kembar tiga dalam kurun disaat 8 th sejak bayi tabung perdana lahir kepada Pebruari 2008 dgn tingkat kesuksesan (pregnancy rate) acara bayi tabung merupakan antara 39 – 46 %,” ucap Irsal Yan. San/R-1

Metode IVF & ICSI

In Vitro Fertilisasi (IVF) konvensional yaitu sebuah teknik reproduksi berbantu atau teknik rekayasa reproduksi dgn mempertemukan sel telur (oosit) matang dari istri bersama spermatozoa dari suami diluar badan manusia supaya berlangsung fertilisasi.

Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI) yakni satu buah teknik reproduksi berbantu atau teknik rekayasa reproduksi secara menyuntikkan satu spermatozoa serentak ke dalam sitoplasma oosit supaya bakal berlangsung fertilisasi.

“Teknologi terbaru yg diterapkan yakni Time Lapsed yg difungsikan buat mengamati perkembangan embrio. Pengamatan akan dilakukan lewat layar sejak mulai dari step pembuahan (fertilisasi) hingga embrio step blastosis. Mesin time lapse sendiri ditujukan buat laksanakan seleksi embrio lebih lanjut dgn menilai perkembangan embrio. Penilaian dilakukan dgn mengamati pembelahan sel embrio maka embrio dgn perkembangan atau pembelahan sel yg tak normal akan ketahuan,” tutup Irsal. 

Sekilas yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat untuk anda dan keluarga anda dan jangan lupa simak lagi informasi tentang kesehtan terupdate  hanya di obat herbal tuba falopi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *